Tawangmangu, Rabu 21 Pebruari 2024 — Dalam upaya mendidik generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan, SMA Negeri Tawangmangu menjelma menjadi sekolah futuristik yang menggabungkan kecerdasan, kompetensi, dan sikap progresif. Dalam acara “Studi Tiru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Barat” hari ini, Rabu (21/2/2024), diselenggarakan rangkaian kegiatan yang mengungkapkan visi masa depan pendidikan.


Program-program yang diterapkan di SMA Negeri Tawangmangu dipilih dengan teliti, berlandaskan pada prinsip-prinsip normatif, progresif, dan antisipatoris. Kurikulum yang digunakan adalah Kurtilas/Kurmer yang terintegrasi dengan baik, memberikan siswa tidak hanya pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang diperlukan di era digital ini.
Tak hanya itu, sekolah ini juga aktif mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan berbagai inisiatif ramah lingkungan. Dalam rangka membangun masyarakat satu dunia yang lebih damai dan maju, siswa-siswi SMA Negeri Tawangmangu terlibat dalam program-program kebudayaan dan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Studi tiru yang dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Barat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya. Kolaborasi yang erat antara pihak sekolah dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menerapkan konsep pendidikan yang futuristik dan berdaya saing tinggi.


Dengan semangat inovasi dan komitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, SMA Negeri Tawangmangu menegaskan bahwa mereka akan terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Slide Studi Tiru dapat dilihat di bawah ini :
Oleh : TIM SMANTA
