Tawangmangu, 24 Februari 2025 – SMAN Tawangmangu mengadakan kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Pengelolaan Sampah, yang dilaksanakan selama lima hari berturut-turut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan memberikan mereka pengalaman langsung dalam menciptakan solusi inovatif terkait masalah sampah di lingkungan sekitar. Berikut Rangkuman Video mengenai kegiatan P5:
Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang diikuti oleh seluruh siswa. Materi yang disampaikan meliputi jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah terhadap lingkungan, serta langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah. Selain itu, siswa juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan berikutnya.



Pada hari kedua, setiap kelompok merancang proposal untuk pembuatan produk dari sampah. Mereka diberi tantangan untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Proposal ini akan menjadi dasar bagi pembuatan produk pada tahap selanjutnya.
Pada hari ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pengolahan pupuk organik di Rivers Hill, sebuah lokasi yang mendukung kegiatan ramah lingkungan. Siswa diajak untuk mempelajari proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk yang berguna bagi pertanian. Pengalaman ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya daur ulang sampah organik.



Hari keempat dilaksanakan pembuatan produk dari sampah berdasarkan hasil proposal yang sudah disusun pada hari kedua. Setiap kelompok bekerja di sekolah dengan menggunakan bahan-bahan sampah yang telah dikumpulkan. Produk yang dihasilkan antara lain tas daur ulang, aksesori, dan pot tanaman yang terbuat dari bahan bekas. Kegiatan ini melatih kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan-bahan yang ada menjadi barang berguna.
Pada hari kelima, puncak dari kegiatan P5 ini adalah pelaksanaan gelar karya yang diadakan di halaman sekolah. Setiap kelompok memamerkan produk hasil kreasi mereka dari sampah kepada seluruh siswa dan guru. Selain itu, gelar karya ini juga menjadi ajang diskusi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan bagaimana hal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan P5 yang dilaksanakan oleh SMAN Tawangmangu ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena berhasil menggabungkan pendidikan, kreativitas, dan kesadaran lingkungan dalam satu program yang penuh manfaat. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap isu sampah dan lingkungan.
