Tawangmangu, 19 September 2024 – SMAN Tawangmangu menjadi tuan rumah kegiatan Lokakarya Guru Bahasa Jawa Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII dengan tema “Guru yang Berdedikasi, Berbuah Prestasi yang Menginspirasi”. Acara ini diikuti oleh seluruh guru bahasa Jawa di wilayah tersebut dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan dedikasi para pendidik, khususnya dalam pembelajaran bahasa Jawa di sekolah.

Kegiatan lokakarya yang berlangsung selama satu hari ini diisi dengan berbagai sesi, termasuk diskusi panel, workshop interaktif, dan presentasi praktik baik. Para guru bahasa Jawa diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan strategi mengajar yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran bahasa Jawa.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang kemudian disusul dengan sambutan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan. “Guru yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi yang tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga menginspirasi lingkungan sekitarnya. Lewat lokakarya ini, kita harapkan lahir inovasi-inovasi baru dalam pengajaran bahasa Jawa yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi dan budaya,” ujarnya.

Kepala SMAN Tawangmangu, Bangun Sartono, S.Pd., M.Si, juga menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan lokakarya ini di sekolah yang ia pimpin. “Kami berharap lokakarya ini dapat menjadi wadah bagi para guru untuk terus mengembangkan diri, berbagi inspirasi, dan memperkuat semangat dalam mengajarkan bahasa Jawa sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa,” tutur Ibu Siti.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah workshop metode pembelajaran inovatif yang dipandu oleh pengajar senior, Bapak Widodo, seorang guru bahasa Jawa berprestasi tingkat provinsi. Beliau membagikan berbagai teknik pengajaran yang menarik minat siswa, mulai dari penggunaan media digital hingga pendekatan budaya lokal melalui seni tradisional.

Lokakarya ini diakhiri dengan presentasi hasil diskusi kelompok yang berfokus pada solusi untuk tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Jawa, seperti minimnya minat siswa dan keterbatasan sumber daya. Para guru sepakat untuk terus berkolaborasi dan berbagi praktik baik untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pengajaran bahasa Jawa di wilayah Cabdin VII, serta mendorong para guru untuk lebih berdedikasi dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya. Dengan guru yang berdedikasi, prestasi siswa diharapkan semakin meningkat dan mampu menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan secara keseluruhan.

Leave a Comment