awangmangu, 7 Maret 2025 – SMAN Tawangmangu melaksanakan simulasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 pada hari ini sebagai bagian dari persiapan menjelang pendaftaran murid baru. Simulasi ini diikuti oleh seluruh calon siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di SMAN Tawangmangu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang prosedur dan tahapan seleksi yang akan berlangsung, serta membantu calon siswa untuk lebih siap dalam menghadapi ujian seleksi resmi nantinya.
Simulasi dimulai dengan pemberian pengarahan oleh pihak sekolah mengenai teknis pelaksanaan ujian, mulai dari tata cara pendaftaran hingga pelaksanaan ujian secara daring maupun tatap muka. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai tes yang mencakup ujian akademik, psikotes, serta wawancara yang merupakan bagian dari proses seleksi penerimaan murid baru.


“Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada calon siswa agar mereka lebih familiar dengan proses SPMB yang akan dilaksanakan pada bulan mendatang. Dengan adanya simulasi ini, kami berharap para calon siswa dapat lebih siap dan tidak merasa cemas saat mengikuti seleksi yang sesungguhnya,” ujar Kepala SMAN Tawangmangu, Drs. H. Abdurrahman, M.Pd., yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, simulasi ini juga diikuti oleh orang tua calon siswa yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan pemahaman terkait dengan jalannya seleksi. Hal ini merupakan bagian dari upaya SMAN Tawangmangu untuk melibatkan orang tua dalam setiap langkah pendidikan anak-anak mereka.
Simulasi SPMB 2025 ini mendapat respon positif dari para peserta dan orang tua yang merasa terbantu dengan adanya informasi yang lebih jelas dan proses yang lebih transparan. Beberapa peserta juga mengungkapkan bahwa simulasi ini membuat mereka merasa lebih percaya diri dan siap mengikuti seleksi penerimaan murid baru.
Dengan dilaksanakannya simulasi ini, SMAN Tawangmangu berharap dapat mempermudah calon siswa dan orang tua dalam menghadapi proses seleksi, serta memastikan bahwa penerimaan siswa baru berjalan lancar dan transparan.
